Allahumaghfirlahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahu wa wassi’ madkhalahu waj’ali al-jannata matswahu…
Bismillah. Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Allah telah memanggil DR. H. Ahmad Soemargono, MM. dini hari tadi akibat serangan jantung. Allahumag firlahu ...
Berita via BBM dari Sally putri Irena Handono itu begitu mengejutkan kami. “Hampir tak percaya, Masak guyonan pak,” katanya membalas bbm.
Selanjutnya berita dari Ustadz Ahmad Yani, Ketua Mubaligh Khairu Ummah tembah meyakinkan berita itu.
Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. . telah wafat Dr. H. Ahmad Sumargono, jam 01.30 dini hari di Sukabumi. Jenazah disemaymkan di rumah duka komp. dokter jalan H. Baping ciracas .jak tim..wslm.
Saat berita duka cita ini sampai, kami tengah deadline mempersiapkan edisi 12/XIX. Meski kami meyakini wafatnya seseorang adalah Kuasa penuh Allah SWT berita itu tetap mengejutkan.
Mantan anggota DPR ini kemarin sore masih sehat, dini hari tadi meninggal dunia. Dari berita yang kami himpun, pria 69 tahun itu meninggal saat berada di Sukabumi, Jawa Barat. Almarhum berangkat untuk menghadiri suatu kegiatan di Sukabumi, dan berangkat dari Jakarta Kamis (23/2) kemarin sore.
Jenazah langsung dibawa ke Jakarta. Jenazah Sumargono yang pernah tercatat sebagai Ketua Korps Mubaligh Jakarta, akan disemayamkan di rumah duka Kompleks Dokter No 12, Jl Haji Baping, Susukan, Ciracas, Jakarta Timur. Rencananya dimakamkan hari ini di kompleks pemakaman dokter yang ada di dekat rumah.
Sumargono yang akrab di sapa Bang Gogon lahir di Jakarta, 1 Februari 1943, dari pasangan R Sumantri dan RR Sumariah. Ia anak ke 5 dari 7 bersaudara. Dia pernah tercatat di program Magister Manajemen di Institut Pertanian Bogor (IPB).
Sumargono pernah menjabat Ketua DPW Partai Bulan Bintang (PBB) DKI Jakarta. Di bawah PBB juga dia duduk di kursi anggota Dewan pada 2004-2009. Namun kemudian ayah 4 anak dan kakek 11 cucu ini memilih pindah ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Di partai itu dia menduduki posisi sebagai anggota Majelis Pertimbangan PPP. Selain sebagai politisi, dia juga dikenal sebagai tokoh Islam.
Namanya sering disebut sebagai tokoh Islam yang punya pendirian keras. Sulit diajak kompromi dan gemar membuat isu yang kontroversial. Tak heran kalau banyak wartawan yang sering menghubungi lelaki kelahiran Jakarta, 1 pebruari 1943 ini apabila ada peristiwa yang melibatkan umat Islam. Ini berkaitan dengan jabatannya sebagai Ketua Pelaksana Harian Komite Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam (KISDI).
Sumargono memang tokoh yang bisa membuat gerah kelompok-kelompok anti Islam. Karena selama ini suami Hj. Dr. Joon Sumargono MSc, dikenal aktif sebagai pembela aspirasi dan perjuangan umat Islam. Baik yang terjadi di lingkup nasional maupun di lingkup internasional. Sebut saja peristiwa perjuangan Intifadhah di Palestina, perjuangan Muslim Bosnia, Kashmir, Checnya, memprotes Peraturan Daerah tentang minuman keras, menggalang massa untuk long march membela Muslim di Timor Timur, Ambon, Kupang dan lain-lain.
Kepeduliannya itu menyebabkan dirinya dikenal sebagai tokoh Islam fundamentalis. Beragam pemberitaan yang disampaikan melalui berbagai macam media sering menggambarkan Sumargono sebagai tokoh yang ekstrem dalam membela kepentingan umat Islam. Bahkan di luar negeri, nama H. Ahmad Sumargono SE dikenal sebagai, the most dangerous man.
image itu telah terbentuk dan Bang Gogon memandangnya positif dan pantang surut, diam-diam dia merasa bersyukur sambil berfikir. “Saya harus berterimakasih kepada para netter (pengguna internet, red) yang secara tidak langsung telah mempromosikan nama Ahmad Sumargono menjadi sosok tokoh yang dikenal dan disegani?”
Selamat jalan Bang Gogon, semoga Allah meridhai perjuangan Abang, mengumpulkan abang bersama orang-orang yang abang cintai dari kalangan Shidiqin dan mujahidin, di surga firdaus yang dijanjikan.
- 29/02/2012 11:48 - Adanya Broker KTP di Cagub Independen
- 29/02/2012 11:37 - MIUMI: Niat Ulama Muda Tuntaskan Masalah Umat
- 29/02/2012 11:03 - Sembilan Tahun INSISTS
- 29/02/2012 08:18 - Premanisme Marak, Bukti Pemerintah Gagal
- 29/02/2012 07:36 - HPKLI: Pedagang Kaki Lima tidak Butuh Modal
- 22/02/2012 08:03 - KH Athian Ali M Dai Ada Fakultas Halal di Perguruan Tinggi Bangkok
- 22/02/2012 07:10 - Habib Achmad Zein Alkaf, Tak ada Ukhuwah Suni-Syiah
- 21/02/2012 20:25 - Membongkar borok Agama Syi’ah, pra debat Islam versus Syi’ah
- 21/02/2012 16:35 - Aktivis Dunia Maya Kampanyekan #Indonesia Tanpa JIL
- 20/02/2012 19:30 - Membongkar Borok Syiah




