Jum'at, 18. Mei 2012

Last update08:40:36 AM GMT

Index Berita : Berita Internasional Rusia: AS Gunakan Kirgistan Untuk Serang Iran

Rusia: AS Gunakan Kirgistan Untuk Serang Iran

E-mail Cetak PDF
bendera as

 

Cyber Sabili-Rusia: Rusia mengatakan, pihaknya tidak dapat mengesampingkan fakta bahwa Amerika Serikat akan menggunakan pangkalan udara AS di Manas, Kirgistan untuk menyerang Iran.

"Ini tidak dapat dikesampingkan bahwa tempat ini dapat digunakan dalam konflik dengan Iran," kata juru bicara kementerian luar negeri Rusia, Alexander Lukashevich kepada wartawan, dan menambahkan "Kami berharap bahwa seperti skenario ini tidak akan terwujud."

Presiden Kirgistan, Almazbek Atambayev pada Desember mengatakan "sangat berbahaya" bagi negaranya untuk menjadi tuan rumah pangkalan udara AS di Manas. Ia mengancam akan mengusir Amerika ketika perjanjian sewa berakhir pada tahun 2014.

Pangkalan AS, yang terletak di bandara ibu kota Bishkek, saat ini digunakan sebagai pusat tentara koalisi  dalam operasi di Afghanistan.

Lukashevich mengatakan, menggunakan pangkalan udara Manas sebagai landasan untuk menyerang Iran akan mengarah pada "perubahan perjanjian bahkan tepatnya akan melanggar" perjanjian sewa penggunaan antara Washington dan Bishkek.

"Laporan dari Washington yang tidak mengesampingkan solusi militer terhadap krisis nuklir Iran, telah menyebabkan kekhawatiran serius di kawasan Asia Tengah," katanya.

Rusia juga memiliki pangkalan militer di Kirgistan dan telah lama bersaing dengan Washington untuk mempengaruhi negara itu. Moskow berusaha untuk melestarikan kekuasaannya di wilayah bekas Soviet itu.

Rusia memperingatkan Israel untuk tidak menyerang Iran atas program nuklirnya, dan mengatakan pada hari Rabu (22/2) bahwa aksi militer akan memiliki konsekuensi bencana.

"Tentu saja setiap skenario militer terhadap Iran mungkin akan menjadi bencana bagi wilayah tersebut dan untuk seluruh sistem hubungan internasional," kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Gennady Gatilov.

"Karena itu saya berharap Israel memahami semua konsekuensi ini dan mereka juga harus mempertimbangkan konsekuensi dari tindakan tersebut untuk diri mereka sendiri," kata Gatilov dalam konferensi pers.(em247)

Features

Ma'had Daarussunnah Bekasi

Ma'had Daarussunnah Bekasi

  Ma'had Daarussunnah Bekasi Kami menawarkan PRO...
Rabu, 16 May 2012 14:06
Kebobrokan Syirik Dalam Kehidupan Sosial

Kebobrokan Syirik Dalam Kehidupan Sosial

  ...
Selasa, 15 May 2012 09:39
Masjid Agung Brimob Mestinya Difungsikan untuk Umum!

Masjid Agung Brimob Mestinya Difungsikan untuk Umum!

Masyarakat Depok saat ini mengharapkan adanya...
Senin, 14 May 2012 10:53
Marwah Filindo, Anak Indo-Palestina

Marwah Filindo, Anak Indo-Palestina

  ...
Kamis, 10 May 2012 16:43

Geng Motor; Kecacatan Sistematis

  ...
Jumat, 04 May 2012 13:59
MENJADI DAI& DAIYAH MILYADER

MENJADI DAI& DAIYAH MILYADER

  ...
Kamis, 26 April 2012 09:28
RUU KKG, Program Penghancuran Perempuan

RUU KKG, Program Penghancuran Perempuan

Bulan April sangat identik dengan isu seputar...
Selasa, 24 April 2012 13:13
Geng Motor Bukti Lemahnya Hukum Indonesia

Geng Motor Bukti Lemahnya Hukum Indonesia

  ...
Selasa, 24 April 2012 13:07
Mantan Ldii “Curhat” ke Miumi

Mantan Ldii “Curhat” ke Miumi

  ...
Rabu, 18 April 2012 11:17
Rindu Makanan Jadul yang Enak Dan Unik?

Rindu Makanan Jadul yang Enak Dan Unik?

  ...
Senin, 16 April 2012 12:17
Manfaat Sujud

Manfaat Sujud

  BC dari sahabat>Tahukah anda? Sujud melibatkan...
Senin, 16 April 2012 11:57