Ribuan demonstran berunjuk rasa di seluruh negeri, berteriak, "Matilah Amerika!", kata saksi Reuters dan pejabat.
Di bagian timur Kabul, ratusan pemuda melemparkan batu ke arah polisi, yang melepaskan tembakan ke udara untuk mencoba membubarkan massa.
"Kami orang berani, kami harus menyerang pangkalan militer pasukan asing, konvoi militer mereka, mereka adalah penjajah," kata isi tulisan sebuah e-mail yang dirilis oleh juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid.
"Mereka harus membunuh orang Barat, mengalahkan mereka dan menangkap mereka untuk memberi mereka pelajaran supaya tidak pernah berani menodai Al-Quran lagi."
Protes-protes besar meletus di bagian timur provinsi Laghman dan timur Jalalabad, meskipun Presiden Hamid Karzai pada hari Rabu (22/2) berusaha untuk menenangkan para demonstran setelah para pejabat mengatakan enam orang ditembak mati dan puluhan terluka dalam demonstrasi.
Protes juga dimulai di provinsi-provinsi utara yang relatif stabil seperti Badakhshan dan Takhar di perbatasan dengan Tajikistan, serta dekat provinsi Baghlan.
Menggaris bawahi keprihatinan ini, ratusan mahasiswa di Jalalabad menolak setiap perjanjian strategis dengan Amerika Serikat, dan mengatakan mereka akan"berjihad" jika ada satu perjanjian yang disetujui.
Pemerintah AS dan komandan NATO yang dipimpin AS di Afghanistan meminta maaf atas pembakaran Al-Quran. Salinan Al-Quran yang terbakar ditemukan buruh Afghanistan ketika mengumpulkan sampah di pangkalan udara AS di Bagram, sekitar satu jam arah utara Kabul.(dwn)
Berita Terbaru:
- 25/02/2012 21:51 - Mullah Umar Menolak Berbicara Dengan Karzai
- 25/02/2012 21:47 - Rel Kereta Api Pakistan Dibom
- 24/02/2012 23:17 - Aneh, Al Qur'an Dibakar, Umat Islam Yang Dibantai
- 24/02/2012 23:14 - Permintaan Maaf AS Atas Pembakaran Al-Qur'an Adalah Palsu
- 24/02/2012 23:10 - Jelang Pertemuan Di AS, Netanyahu Menahan Pembangunan Pemukiman Yahudi di Yerusalem
Berita Sebelumnya:
- 23/02/2012 15:05 - 12 Tewas Dalam Ledakan Di Pakistan
- 23/02/2012 15:00 - 32 Tewas Dalam Serangan Berdarah di Irak
- 23/02/2012 10:40 - LSM Inggris Bantu Korban Islamofobia
- 23/02/2012 10:28 - Tiga tentara Georgia tewas di Afghanistan
- 22/02/2012 22:37 - Bom Meledak Dekat Perbatasan Pakistan-Afghanistan, 3 Tewas




