Cyber Sabili-Afghanistan: Seorang ulama terkenal Iran, Ahmad Khatami mengatakan Amerika Serikat telah sengaja membakar Al Qur'an. "Ini permintaan maaf palsu. Dunia harus tahu sikap Amerika terhadap Islam," katanya dalam pidato yang disiarkan langsung di radio pemerintah.
"Itu (pembakaran Al Qur'an) adalah bukan kejadian yang tidak disengaja melainkan itu merupakan langkah yang disengaja, yang dilakukan dengan sengaja..,"ujarnya.
Barat sebagian besar telah menjaga ketat kedutaan mereka, termasuk kedutaan misi diplomatik AS yang luas.
Memasuki hari keempat, sudah 23 orang tewas, termasuk dua tentara AS. Mereka dalam pesan di situs microblogging Twitter, mendesak warga AS untuk "mengharapkan keamanan di luar sana" dan membatasi segala aktivitas di provinsi utara yang relatif damai, di mana demonstrasi besar-besaran juga terjadi pada hari Kamis(23/2), termasuk beberapa penyerbu mencoba menyerang sebuah pangkalan militer Norwegia.(grdn)
- 25/02/2012 21:58 - Presiden Baru Yaman Dilantik
- 25/02/2012 21:54 - Dukung Israel, LSM Malaysia Desak Anwar Ibrahim Minta Maaf
- 25/02/2012 21:51 - Mullah Umar Menolak Berbicara Dengan Karzai
- 25/02/2012 21:47 - Rel Kereta Api Pakistan Dibom
- 24/02/2012 23:17 - Aneh, Al Qur'an Dibakar, Umat Islam Yang Dibantai
- 24/02/2012 23:10 - Jelang Pertemuan Di AS, Netanyahu Menahan Pembangunan Pemukiman Yahudi di Yerusalem
- 23/02/2012 20:05 - Protes Pembakaran Al-Quran, Taliban Dorong Warga Afghanistan Untuk Bunuh NATO
- 23/02/2012 15:05 - 12 Tewas Dalam Ledakan Di Pakistan
- 23/02/2012 15:00 - 32 Tewas Dalam Serangan Berdarah di Irak
- 23/02/2012 10:40 - LSM Inggris Bantu Korban Islamofobia




