Menurut laporan, Mulla Umar mengatakan bahwa Taliban tidak akan senang atas pembicaraan damai dengan pemerintah Karzai dan akan terus berjuang melawan pasukan asing.
Mulla Umar mengatakan bahwa negosiasi dengan pemerintah Karzai akan menjadi pengkhianatan terhadap darah jutaan martir.
Pada hari Jumat (24/2), Perdana Menteri Pakistan Yusuf Raza Gilani mendesak Taliban Afghanistan dan sekutu-sekutunya untuk mengambil bagian dalam pembicaraan perdamaian resmi dengan pemerintah Afghanistan untuk mengakhiri perang yang sudah berlangsung 11 tahun.(nas)
Berita Terbaru:
- 27/02/2012 21:01 - Tentara AS Diam-Diam Tiba Di Yaman
- 27/02/2012 14:22 - Bom Bunuh Diri Di Bandara Afghanistan, 6 Tewas
- 27/02/2012 14:18 - Pentagon: Menteri Afghanistan Batal Kunjungi AS
- 25/02/2012 21:58 - Presiden Baru Yaman Dilantik
- 25/02/2012 21:54 - Dukung Israel, LSM Malaysia Desak Anwar Ibrahim Minta Maaf
Berita Sebelumnya:
- 25/02/2012 21:47 - Rel Kereta Api Pakistan Dibom
- 24/02/2012 23:17 - Aneh, Al Qur'an Dibakar, Umat Islam Yang Dibantai
- 24/02/2012 23:14 - Permintaan Maaf AS Atas Pembakaran Al-Qur'an Adalah Palsu
- 24/02/2012 23:10 - Jelang Pertemuan Di AS, Netanyahu Menahan Pembangunan Pemukiman Yahudi di Yerusalem
- 23/02/2012 20:05 - Protes Pembakaran Al-Quran, Taliban Dorong Warga Afghanistan Untuk Bunuh NATO




