Cyber Sabili--Afghanistan: Kekurangan gizi mengakibatkan lebih dari 30.000 anak-anak meninggal setiap tahunnya di Afghanistan karena mereka tidak mendapatkan nutrisi yang mereka butuhkan untuk bertahan hidup, kata laporan lembaga Save The Children.
Satu dari sepuluh anak-anak Afghanistan meninggal sebelum usia lima tahun. Kurangnya makanan membuat mereka lemah karena lapar tanpa henti, sistem kekebalan tubuh mereka runtuh dan mereka tidak pertahanan tubuh dari penyakit yang akhirnya membunuh mereka, seperti pneumonia atau diare.
Kekurangan gizi ini membuat anak-anak secara fisik lebih pendek, IQ lebih rendah, putus sekolah dini, dan bahkan sampai meninggal.
Hal ini terjadi terhadap tiga juta anak Afghanistan, suatu jumlah yang sangat mengejutkan.
Kematian ibu saat melahirkan juga sangat tinggi di Afghanistan. Menurut laporan, sekitar satu dari 11 kematian ibu disebabkan oleh masalah yang berhubungan dengan kehamilan atau melahirkan.(independent.co.uk)
- 23/02/2012 10:28 - Tiga tentara Georgia tewas di Afghanistan
- 22/02/2012 22:37 - Bom Meledak Dekat Perbatasan Pakistan-Afghanistan, 3 Tewas
- 22/02/2012 22:34 - Pembuat Kartun Nabi, Lars Vilks Dilempari Telur di Stockholm
- 22/02/2012 21:53 - Rusia: AS Gunakan Kirgistan Untuk Serang Iran
- 22/02/2012 21:05 - 9 Orang Tewas Dalam Protes Pembakaran Al-Quran
- 22/02/2012 14:08 - AS Gunakan Pakistan Untuk Memata-matai Iran
- 22/02/2012 13:57 - Protes Pembakaran Al-Quran di Afghanistan Memasuki Hari Kedua
- 22/02/2012 12:23 - 4000 Tahanan Palestina dipenjara Israel
- 22/02/2012 12:16 - Bentrokan Antar Suku di Libya, Ratusan Orang Tewas
- 22/02/2012 10:44 - Taliban Culik Pejabat Tinggi




