Saturday
Jul 31st
Tampilan
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Berita Indonesia Kita Kontroversi Soal Bantuan Israel

Kontroversi Soal Bantuan Israel

Cetak PDF
MUI dan Formis Sumbar Sesalkan Sikap PB HMIPadang – Banyak pihak menyesalkan sikap Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menerima bantuan obat-obatan Israel untuk korban gempa Sumatera Barat. Tak kecuali Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar juga sejumlah ormas Islam lainnya di Ranah Minang itu.

Meski alasan menerima bantuan Israel didasari sikap kemanusiaan terhadap korban gempa yang membutuhkan bantuan obat-obatan, namun menurut Ketua MUI Sumbar Komisi Fatwa Buya H. Gusrizal Ghazar, Lc, M.Ag, tidak dapat dibenarkan lantaran sampai detik ini Israel masih melakukan aksi brutal membunuh rakyat Palestina dan merebut tanah yang menjadi hak mereka.

“Tidak bisa kita benarkan itu walaupun alasannya untuk kemanusiaan, kejahatan Yahudi Israel terhadap Palestina tidak dapat kita maafkan,” kata Gusrizal Ghazahar ketika hubungi Sabili via telepon genggamnya, kemarin.

Sikap PB HMI tersebut dianggap telah membuka hubungan kerjasama muslim Indonesia dengan pihak Israel . Seharusnya, sebagai aksi protes terhadap kejahatan Israel HMI tidak menerima bantuan apapun dari Israel .

“Kita harus punya sikap bersama terhadap Israel agar mereka memahami bahwa muslim Indonesia marah terhadap segala bentuk aksi mereka terhadap bumi Palestina,” tegasnya.

Protes juga datang dari Forum Umat Islam (Formis) Sumatera Barat terkait bantuan obat-obatan Israel untuk korban gempa Sumbar yang telah disalurkan HMI ke RSUD Pariaman pekan lalu. Meski alasan HMI bantuan itu berasal dari masyarakat Israel , bukan pemerintahnya, namun menurut Sekjen Formis Sumbar Ustadz Ibnu Aqil D Gani, hal itu telah melukai hati umat Islam Indonesia .

“Bagaimana kita tahu kalau itu benar-benar bantuan masyarakatnya? Apa itu bukan dalih Israel saja?” tanya Ibnu Aqil.

Baik MUI, Formis serta ormas Islam lainnya di Sumbar sejak gempa 30 September lalu telah menurunkan ratusan dai/mubaligh ke daerah-daerah yang berdampak gempa cukup parah, termasuk Padang Pariaman. Selain melakukan dakwah sebagai upaya memulihkan mental masyarakat korban gempa, dai/muballigh juga menyalurkan bantuan sembako, tenda,  termasuk obat-obatan yang digalang dari seluruh masyarakat muslim yang ada di Indonesia.

“Sebenarnya, muslim Indonesia sendiri mampu memberikan bantuan untuk saudara mereka di Sumbar, lalu kenapa menerima bantuan dari Yahudi Israel ?” tanya Ustadz Ibnu Aqil.

Ketua Umum HMI Pariaman Halimatussa’dyah yang dikonfirmasi Sabili via telepon genggamnya, mengaku tidak tahu menahu soal bantuan itu. Dirinya dan pengurus HMI Pariaman hanya mendampingi saja, dan Badko HMI Sumbar baru mengkonfirmasi pihaknya setelah bantuan obat-obatan itu diserahkan ke RSUD Pariaman.

“Sebaiknya hubungi Badko HMI Sumbar di Padang, soal itu saya tidak banyak tahu,” ujar Halimatussa’dyah.

Ketua Badko HMI Sumbar Epaldi Bahar yang dihubungi Sabili mengklarifikasi polemik yang terjadi di tengah masyarakat Sumbar terkait bantuan obat-obatan dari Israel tersebut. Dia mengatakan, bahwa bantuan itu murni dari pelajar dan mahasiswa Israel yang berada di Canada dan Singapore .

“Jadi bukan dari Israel langsung, melainkan dari pelajar dan pemuda Israel yang ada di Canada dan Singapore ,” jelasnya.

Kronologis bantuan itu, ungkap Epaldi, ketika PB HMI mengetahui musibah gempa bumi di Sumbar, HMI menggalang bantuan internasional yang diumumkan melalui situs resmi HMI. Salah satu pihak yang meresponnya adalah pelajar dan pemuda Israel yang ada di Canada dan Singapore .

“Atas tawaran bantuan itu, PB HMI mengkajinya secara mendalam mengingat persoalan Israel-Palestina belum usai. Setelah dipertimbangkan secara matang dan atas dasar kemanusiaan, akhirnya PB HMI memutuskan menerima bantuan itu,” katanya.

Semua bantuan itu, jelas Epaldi, tidak disalurkan langsung oleh pelajar/pemuda Israel melainkan PB HMI yang mengurusnya, mulai dari administrasi bandara, bea cukai, hingga dibawa ke BPOM untuk diperiksa. Hasil penelitian BPOM obat tersebut layak pakai.

“Total bantuan itu senilai US$ 500.000 dengan jumlah 19 dus obat-obatan dan telah kami serahkan ke RSUD Pariaman yang memang kekurangan obat-obatan,” ujar Epaldi.

Menurut Epaldi, sikap HMI secara nasional tetap mengutuk aksi tentara Israel terhadap bumi Palestina bahkan diwujudkan dengan aksi turun ke jalan oleh seluruh aktivis HMI se Indonesia .

“Secara kemanusiaan HMI mengutuk aksi Israel terhadap Paletina, dan secara kemanusiaan pula terhadap korban gempa Sumbar, kami menerima bantuan dari pelajar dan pemuda Israel di Canada dan Singapura itu,” ujar Epaldi.

Dia juga meminta kepada semua pihak untuk tidak memperbesar persoalan itu karena dikuatirkan dapat memecah persatuan umat Islam. Secara tegas dia mengatakan, HMI tetap mengutuk dan mengecam keras genosida tentara Israel terhadap Palestina.

“Dan, ketika menerima bantuan pemuda Israel itu, HMI tidak menekan kontrak apapun,  tidak ada komitmen selain misi kemanusiaan,” tegasnya. (Muhammad Subhan, Padang )
Komen
Tambah Komen Cari
Tulis Komen..
Nama:
Email:
 
Keterangan:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:

 

Pilihan Bahasa

Arabic English Filipino French Malay Portuguese Russian Spanish

Radio Sabili 1530 AM

Perspektif Herry Nurdi

 

Puerto del Suspiro del Moro

Puerto del Suspiro del Moro adalah nama sebuah tempat. Tepatnya sebuah gunung. Tempat ketika rombon...

Resensi Buku

Perjuangan Muslim Patani
article thumbnailMembicarakan penindasan yang dialami oleh kaum Muslimin, kita selalu mengingat negeri-negeri yang...

Login

  • Masuk
  • Mendaftar
    Registration
    *
    *
    *
    *
    *
    REGISTER_REQUIRED
  • Pengunjung Online

    Kami memiliki 48 Tamu dan 1 Anggota online

    Wawancara Terkini

     

    Kelompok Kecil Militan Selalu Menjadi Pendobrak

    Godaan kekuasaan sangat besar. Akses terhadap harta, tahta dan wanita sangat mudah diperol...

     

    Kita Seperti Elang Mengejar Seekor Bangkai

    Francis Fukuyama berpandangan, pertarungan peradaban akan dimenangkan oleh kapitalisme ...

    Lintas Dunia

     

    Facebook Pecahkan Rekor 500 Juta Pengguna

    Pendiri sekaligus Direktur eksekutif Facebook, Mark Zuckerberg mengatakan situs itu mencap...

     

    AS Kecam Dokumen Perang Afghanistan yang Bocor

    Situs Wikileaks hari Minggu memposting sekitar 91 ribu dokumen online, termasuk perincian ...